Minggu, 29 November 2015

Rakitan PC Low End Gaming

Komputer Low-End

Berikut adalah daftar komputer low-end rekomendasi kami. Komputer-komputer yang kami rekomendasikan di bawah memiliki harga di bawahconsole modern seperti PlayStation 4 dan Xbox One, namun bisa memainkan game terbaru. Tentunya kamu tidak bisa berharap game terbaru akan berjalan dengan pengaturan rata kanan, tapi setidaknya kamu bisa memainkan berbagai game baru tersebut dengan cukup lancar. Pada beberapa spesifikasi, kami memilih menggunakan prosesor dengan APU (Accelerated Processing Unit), untuk menekan biaya membeli kartu grafis (VGA).

Komponen Merek Harga
Prosesor AMD Richland A6-6400K (HD 8470D) Rp710.000
Motherboard ASRock FM2A58M-VG3 Rp615.000
RAM Kingston DDR3 4GB PC12800 Single Channel Rp350.000
VGA - -
Harddisk WDC 320GB SATA Rp260.000
Casing Cooler Master CMP 102C Rp363.000
Power Supply Cooler Master Elite Power 460 Watt Rp527.000
Optical Drive LG DVDRW 24X SATA Rp159.000
TOTAL HARGA Rp2.984.000
Komponen Merek Harga
Prosesor AMD Richland A4-7300 (HD 8470D) Rp580.000
Motherboard ASRock FM2A58M-VG3 Rp615.000
RAM Kingston DDR 3 4 GB PC 12800 (single channel) Rp350.000
VGA - -
Harddisk Seagate 1TB SATA3 Rp683.000
Casing Cooler Master CMP 102C Rp363.000
Power Supply Corsair VS 450 Watt 80 Plus Rp560.000
Optical Drive LG DVDRW 24x SATA Rp159.000
TOTAL HARGA Rp3.310.000
Komponen Merek Harga
Prosesor Intel Core i3-4150 3,4 Ghz (Haswell Series) Rp1.405.000
Motherboard AsRock H81-DGS Rp660.000
RAM Kingston DDR3 4GB PC12800 Single Channel Rp350.000
VGA HIS Radeon 6670 Rp737.000
Harddisk WDC 320 GB SATA Rp260.000
Casing CoolerMaster CMP102C Rp363.000
Power Supply CoolerMaster Elite Power460 Watt Rp527.000
Optical Drive LG DVDRW 24X Rp159.000
TOTAL HARGA Rp4.461.000

Komputer Mid-End

Untuk spesifikasi mid-end, kamu akan bisa memainkan game terbaru dengan pengaturan di atas rata-rata. Kurang lebih kamu akan mendapatkan performa dengan resolusi 1080p dan kecepatan di atas 40 fps. Harga yang ditawarkan mid-end cocok untuk kamu yang masih berminat untuk membeli console lain sebagai pengiring koleksi mesingaming kamu.

Prosesor AMD Vishera FX 6300 3,5 Ghz (6-core) Rp1.375.000
Motherboard Asus M5A78L-M LX V2 Rp750.000
RAM Team Elite Plus DDR 3 PC 12800 Dual Channel 8GB Rp630.000
VGA Digital Alliance Radeon R7260X 2GB DDR 5 Rp1.553.000
Harddisk WDC 320GB SATA 2 Rp260.000
Casing Cooler Master CMP 102C Rp363.000
Power Supply Corsair VS Series 550 Watt Rp690.000
Optical Drive LG DVDRW 24X SATA Rp159.000
TOTAL HARGA Rp5.760.000



Prosesor AMD Vishera FX 8320E 3,2 Ghz Rp1.940.000
Motherboard AsRock 970 Pro 3 Rp1.025.000
RAM Corsair DDR3 Value 8GB PC12800 Rp665.000
VGA Zotac GeForce GTX 750Ti Rp1.920.000
Harddisk Seagate 1TB SATA 3 Rp683.000
Casing CoolerMaster CMP102C Rp363.000
Power Supply Corsair VS Series 550W Rp690.000
Optical Drive LG DVDRW 24X SATA Rp159.000
TOTAL HARGA Rp7.445.000



Prosesor Intel Core i5 4590 3,3 Ghz (Haswell Refresh Series) Rp2.567.000
Motherboard Gigabyte GA-H81M-DS2 Rp855.000
RAM Patriot DDR3 Signature Line 8GB Dual Channel PC12800 Rp670.000
VGA Digital Alliance GeForce GTX 750Ti Storm OX OC 2GB Rp2.003.000
Harddisk Seagate 1TB SATA 3 Rp683.000
Casing Cooler Master CMP 102C Rp363.000
Power Supply Corsair VS Series 550 Watt Rp690.000
Optical Drive LG DVDRW 24X SATA Rp159.000
TOTAL HARGA Rp7.990.000

Selasa, 10 November 2015

Konfigurasi Motherboard

Konfigurasi Motherboard
Konfigurasi motherboard, dikenal juga sebagai pengaturan sistem hardware, adalah hal yang sangat penting. Konfigurasi motherboard membutuhkan hal-hal berikut:
•    memasang CPU
•    memasang heat sink dan kipas
•    memasang RAM
•    menghubungkan kabel power supply pada konektor listrik motherboard dan sambungkan berbagai konektor lainnya pada switch (pengatur) yang tepat serta lampu status pada panel depan case.
•    Mengeset BIOS sistem



Jenis port Rear Panel

Jenis port Rear Panel

Selain dari yang tampak pada motherboard yang dipasang pada chasing, maka dibagian belakang CPU juga akan tampak beberapa jenis port dan soket seperti ditunjukkan pada gambar dibawah ini :


Keterangan dari masing – masing bagian sebagai berikut :

1.  Port paralel (LPT1 atau LPT2) : Port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara paralel. Contoh peralatannya adalah printer dan scanner.
2.  Port Serial (Com 1, Com 2) : Port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah mouse dan modem.
3.  Port AT/PS2 : Umumnya digunakan untuk masukan konektor keyboard dan mouse.
4.  Port USB (Universal serial bus) : Port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah camera digital, scanner, printer USB, handycam, dan peraltan tambahan eksternal.
5.  Port VGA : Port yang berhubungan langsung dengan layar. Port ini terdapat pada motherboard yang menggunakan chipset VGA on board atau menggunakan VGA card yang diletakkan pada slot AGP.apabila didalam motherboard belum terdapat port VGA maka harus menambah VGA Card.
6.  Port Audio : Port yang berhubungan langsung dengan peraltan audio, misalnya tape, radio, speaker, atau mikrofon. Motherboard sekarang sudah banyak yang menggunakan chipset audio on-board.

7.  Port LAN : Port yang dihubungkan dengan kabel LAN/jaringan yang menggunakan kabel konektor jenis RJ45. Port ini sudah terdapat pada motheboard, karena seringkali chipset motherboard sudah memberikan fasilitas LAN on-board pada motherboardnya.

Riser cards

1.   Riser cards
Kartu riser (peningkat)
, digunakan ketika komputer di-load penuh. Secara fisik akan menambah slot sehingga chip ataupun kartu dapat di plug. Dalam tampilan sederhana, case lebih hemat tempat, kartu diplug ke dalam kartu riser yang terletak paralel dengan motherboard.
Audio/Modem Riser (AMR)
adalah kartu plug-in untuk motherboard Intel. AMR mengandung audio dan atau sirkuit modem. Intel menspesifikasi 46-pin tepi konektor untuk menyediakan interface digital antara kartu dan motherboard. AMR memiliki semua fungsi analog, atau kode, yang dibutuhkan untuk audio dan atau operasi modem.
AMR berevolusi menjadi kartu Communications and Networking Riser (CNR), yang menambah fungsi LAN dan jaringan rumah (home networking). Kartu CNR 
CNR adalah interface 30-pin yang mengakomodasi dua format dan membuat variasi audio/modem dan audio/network menjadi mungkin dilakukan.
Mobile Daughter Card (MDC) ekuivalen dengan AMR untuk komputer laptop.


Tipe Bus

Tipe Bus
Komponen dasar dari komputer saling dihubungkan menjadi satu dengan jalur komunikasi dinamakan bus. Sistem bus adalah kumpulan konduktor paralel yang membawa data dan mengontrol sinyal dari satu komponen ke komponen lainnya. Mengingat bahwa konduktor dalam komputer modern adalah penjejak metalik (metallic traces) yang terdapat dalam papan sirkuit.
Terdapat tiga tipe sistem bus yang dapat diidentifikasikan berdasarkan tipe informasi yang dibawa. Hal ini termasuk bus alamat, bus data dan bus kontrol.

Bus alamat adalah jalur satu arah (unidirectional pathway).Unidirectional berarti informasi hanya bisa berjalan satu arah. Fungsi dari jalur adalah untuk membawa alamat yang dahasilkan dari CPU ke memori dan elemen I/O dalam komputer tersebut.Nomer konduktor dalam bus menentukan ukuran bus address. Ukuran bus address menentukan nomer lokasi memori dan elemen I/O yang dapat di-address oleh mikroprosesor.
Bus data adalah jalur dua arah (bidirectional) untuk arus data.Bidirectional berarti informasi dapat berjalan dalam dua arah. Data dapat mengalir sepanjang bus data dari CPU ke memori selama operasi penulisan, dan data dapat berpindah dari memori komputer ke CPU menjelang operasi pembacaan. Bagaimanapun juga, jika dua peranti menggunakan bus data ini pada waktu yang bersamaan, maka akan terjadi kesalahan data. Peranti apapun yang tersambung ke dalam bus data harus memiliki kemampuan untuk menahan keluaran (output)-nya sementara ketika tidak terlibat dengan aktivitas dengan prosesor. Status ini dinamakan status mengambang (floating state). Ukuran bus data, diukur dalam bit, mewakili ukuran huruf suatu komputer. Secara umum, semakin besar bus data, semakin cepat sistem komputernya. Ukuran bus data normal adalah 8-bit atau 16-bit untuk sistem lama dan 32-bit untuk sistem baru. Sistem bus 64-bit saat ini masih dalam tahap pengembangan.

Bus kontrol membawa kontrol dan sinyal timing yang dibutuhkan untuk mengkoordinasi aktivitas dari keseluruhan komputer. Sinyal bus kontrol tidak harus terhubung satu sama lain, tidak seperti bus data dan alamat. Beberapa merupakan sinyal output dari CPU, beberapa lagi merupakan sinyal input ke CPU dari elemen I/O dalam sistem. Setiap tipe mikroprosesor merespon terhadap sinyal kontrol set yang berbeda. Sinyal kontrol yang umum digunakan saat ini adalah sebagai berikut:

  • System Clock (SYSCLK)
  • Memory Read (MEMR)
  • Memory Write (MEMW)
  • Read/Write Line (R/W Line)
  • I/O Read (IOR)
  • I/O Write (IOW)